Blog Post

Kegiatan Peringatan Isro’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW MAN 2 Banyumas Tahun 2021 M/1442 H Sukses dilaksanakan Secara Virtual

Kegiatan Peringatan Isro’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW MAN 2 Banyumas Tahun 2021 M/1442 H Sukses dilaksanakan Secara Virtual

Seksi Bidang Ketakwaan dan Budi Pekerti Luhur OSIM MAN 2 Banyumas yang dinahkodai oleh unit organisasi Rohis Al Fath telah sukses melaksanakan kegiatan Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW pada hari Sabtu, 13 Maret 2021 M / 29 Rajab 1442 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dan disiarkan secara langsung melalui akun Youtube Seni MANDAMAS dan Instagram Rohis Al Fath sehingga bisa disaksikan oleh 1600 peserta didik serta 120 Guru dan Karyawan MAN 2 Banyumas mulai pukul 08.00 WIB – selesai di rumah masing-masing. Adapun undangan langsung yang mengikuti kegiatan adalah perwakilan seksi bidang OSIM MAN 2 Banyumas dan Pembina unit organisasi dengan mengambil tempat di Aula MAN 2 Banyumas dan tetap mematuhi standar medis Protokol Kesehatan Covid-19. Ini adalah kegiatan Peringatan Isra’ Mi’roj pertama kali yang dilaksanakan secara virtual karena pandemi Covid-19. Meskipun kegiatan dilaksanakan secara sederhana namun tidak mengurangi makna dari peringatan Isra’ Mi’raj dan kecintaan kita kepada Nabi besar Muhammad SAW.

Kegiatan Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan tiap tahun di MAN 2 Banyumas dan telah menjadi Program Kerja Bidang Kesiswaan, OSIM dan Sekbid Ketakwaan dan Budi Pekerti Luhur melalui unit organisasi Rohis Al Fath. Namun ada sesuatu yang berbeda dari kegiatan  tersebut tahun ini karena pihak panitia penyelenggara (Rohis Al Fath) mengemasnya dalam bentuk Hadroh, Pengajian dan Kuiz Berhadiah. Hal ini memberikan daya tarik tambahan kepada peserta yang menyaksikan kegiatan sehingga mereka benar-benar fokus dalam mempelajari materi penyaji karena salah satu acaranya adalah Kuiz Berhadiah dengan pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan oleh penyaji. Adapun bentuk hadiahnya adalah uang tunai @ Rp. 50.000,- untuk 5 orang pemenang.

Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW tahun ini mengambil tema “Jihad Milenial di Era Pandemi” dengan Penyaji Ustadz Daryanto, S.Pd. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Panita ananda Reza Pahlevi dan diikuti oleh Ketua Rohis Al Fath ananda Farij Ardani setelah pertunjukkan Hadroh dan lantunan ayat suci Al Qur’an oleh ananda Rohman. Selanjutnya acara sambutan oleh Kepala Madrasah yang diwakilkan Wakamad. Bidang Kesiswaan Drs. Tun Fahmi Afif. Dalam sambutannya beliau menyampaikan 3 hal yaitu :

  1. Mengharap kegiatan Peringatan Isro’ Mi’roj merupakan amal jariyah yang tercatat sebagai pahala.
  2. Ucapan terima kasih kepada Rohis Al Fath MAN 2 Banyumas yang mampu melaksanakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW di tengah kondisi Pandemi Covid-19 dan seluruh peserta didik MAN 2 Banyumas yang ikut bergabung di kegiatan melalui saluran Youtube Seni MANDAMAS dan Instagram Rohis Al Fath. Harapannya adalah setelah kegiatan peringatan Isra dan Mi’raj, seluruh peserta didik yang akan melaksanakan PTS, PAT dan UM akan dimudahkan oleh Alloh SWT dengan hasil yang memuaskan.
  3. Kita semua harus bisa mengambil pelajaran dari peristiwa Isra’ Mi’raj.

Tidak lupa beliau juga menyampaikan pesan Kepala Madrasah yang tidak bisa hadir karena ada kepentingan dinas bahwa dalam kondisi sesulit apapun, hendaknya seluruh peserta tidak boleh meninggalkan ibadah sholat 5 waktu dan selalu bersyukur atas segala yang kita miliki.

Selanjutnya adalah acara inti yaitu pengajian Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW yang disajikan oleh Ustadz Daryanto, S.Pd. dengan tema “Jihad Milenial di Era Pandemi. Poin-poin materi yang beliau sampaikan telah disiapkan dalam bentuk LCD yang bisa disaksikan secara offline ataupun online sehingga mudah dicatat dan diingat oleh permirsa. Isi  materi tersebut adalah hikmah dari perjalanan Nabi Muhammad SAW bersama Malaikat Jibril dengan poin-poin sebagaimana berikut :

  1. Memakmurkan Masjid dengan gerakan sholat karena masjid adalah tempat paling mulia di muka bumi.
  2. Menjaga diri dari Ghibah yaitu gemar menjatuhkan kehormatan orang mukmin didepan orang lain. Diperlihatkan kepada Rosululloh seorang wanita yang mecakar wajahnya sendiri dengan tangan yang terbuat dari besi. Ini adalah balasan dari orang yang berbuat ghibah.
  3. Melakukan gemar bersedekah. Dalam perjalanan tersebut Rosululloh diperlihat seorang yang menanam tanaman dan langsung tumbuh serta langsung bisa dipanen. Itu adalah salah satu contoh orang mukmin yang selalu bersedekah selama hidup di dunia. Seorang mukmin yang baik adalah mukmin yang selalu bersedekah meskipun hanya tersenyum dan ramah kepada orang lain.
  4. Mencetak generasi mujahid. Dalam perjalanan Mi’roj, Rosululloh diampirkan oleh Malaikat Jibril di sebuah kuburan yang sangat wangi dan bersih. Kuburan tersebut adalah milik Masitoh dan bayinya yang selau berjalan di jalan yang benar dan tetap menjaga keimanannya meskipun pada akhirnya meninggal dengan cara dimasak secara hidup-hidup didalam kuali yang sangat mendidih oleh raja yang dzolim ketika hidup di dunia.

Di masa kini maka seorang mukmin berjihad dengan 10 bekal, yaitu :

  • Salimul Aqidah, bersih akidahnya dari sesuatu yang sesat dan menjurus kesyirikan kepada Alloh SWT.
  • Shahihul Ibadah, beribadah sesuai dengan yang telah disyariatkan oleh Rosululloh meskipun sedikit namun berkualitas serta memperbanyak dzikir di waktu senggang.
  • Matinul Khuluq, akhlak yang mulia adalah cermin bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamin. Menghormati guru di madrasah serta orang lain di masyarakat dan berbakti kepada orang tua adalah jihad milenial.
  • Qowiyul Jism, memperkuat badan kita karena sesungguhnya badan adalah amanah dari Alloh SWT.
  • Mutsaqoful Fikri, luas wawasanya sehingga mampu menangkap perkembangan informasi di sekitarnya.
  • Qadirun ‘alal Kasbihi, berjiwa mandiri dengan cara tidak tergantung kepada orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Mujahidun linnafsihi, bersungguh-sungguh dalam jiwanya sehingga mampu memaksimalkan setiap kesempatan yang berdampak baik pada dirinya.
  • Haritsun ‘alal Waqthihi, efisien dalam waktunya dan pantang menyia-nyiakannya.
  • Munadzom fii Suunihi, tertata dalam urusannya dan teratur dalam hidupnya termasuk yang menjadi tanggung jawab dan amanahnya.
  • Nafi’un li ghorihi, Bermanfaat bagi orang lain. Keberadaan orang mukmin menjadi kebahagiaan orang lain dan ketiadaanya menjadi kerinduan bagi orang lain.

Di penghujung penyajian materi, Ustandz Daryanto, S.pd memberikan penekanan bahwa berhasil tidaknya Jihad Milenial adalah tergantung bermanfaat bagi orang lain atau tidak. Segala bentuk ibadah dan kebaikan harus mampu memberikan manfaat yang baik bagi orang lain itulah tujuan dari Jihad Milenial di era Pandemi sebagaimana tercantum dalam tema. Setiap mukmin yang membangun jiwa dan raganya dengan baik berarti ikut membangun agama, nusa dan bangsanya.

Setelah pengajian usai dilanjutkan dengan Kuiz Berhadiah. Seluruh pertanyaan diambilkan dari materi pengajian yang telah dilaksanakan. Adapun pemenang yang berhasil mendapatkan hadiah uang tunai adalah :

  1. Raida Sulistya ( X Keagamaan)
  2. Indah Sulistyo ( X Keagamaan)
  3. Jeni Ristfi ( X Keagamaan)
  4. Sarifuddin ( XI MIPA 6)
  5. Nur Ahmad Fahmi (XI MIPA 5)

Pada akhirnya, kegiatan Peringatan Isro’ dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Pembina unit organisasi Jam’iyatul Huffadz wal Qurro MAN 2 Banyumas, Bapak Sahlan Mustofa, M.Pd.I.

Isro’ Mi’roj adalah kejadian yang luar biasa atau mu’jizat yang diberikan oleh Alloh kepada Nabi Muhammad SAW yang di dalamnya terdapat hikmah-hikmah serta ilmu yang amat luar biasa bagi orang yang merenunginya.

(Mufi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts